baindang rang piaman
Nama: Andre perdana putra
Nim:014114
Jurusan:karawitanIndang merupakan alat kesenian tradisional yang berasal dari daerah Sumatera Barat. Alat kesenian Indang ini disebut juga Rapai, Bentuknya sama dengan rebana, tetapi ukurannya lebih kecil, garis tengahnya sekitar 18 sampai 25 cm dan tingginya 4,5 cm. Seperti rebana , alat kesenian Indang ini juga berasal dari pengaruh Arab dan kesenian ini bernafaskan Islam Pada zaman dahulu,setiap nagari di Pariaman punya grup Indang sendiri. Menurut kepercayaan yang ada setiap kelompok Indang ini mempunyai Sipatuang Sirah yaitu kelompok orang tua yang mempunyai kekuatan gaib untuk menjaga keselamatan grupnya dari kekuatan gaib luar yang dapat menghancurkan pertunjukaan berasal dari lawan kelompok lain.Dalam hal pemilihan waktu, permainan Indang ini terkenal pula dengan istilah Indang naik dan Indang turun. Istilah Indang naik dan Indang turun ini sudah memasyarakat di Pariaman, bila permainan Indang memasuki hari pertama, maka mulainya permainan dilakukan pada tengah malam antara jam 11 dan 12 malam. Tetapi bila permainan memasuki hari kedua, maka nulainya adalah senja hari sehabis shalat Maghrib.
Kesenian Indang ini lahir dan berkembang disurau-surau yang dimainkan sesudah mengaji. Isi dari nyanyian yang dilakukan adalah tentang pengajaran agama, oleh sebab itu sifatnya adalah dakwah dan pemainnya adalah pemuda-pemuda yang menuntut pengetahuan agama. Tetapi dalam perkembangan berikutnya pusat aktifitas permainan Indang berubah dari surau keluar surau yaitu ketempat sasaran yang disebut laga-laga, sejenis pentas yang tidak diberi dinding sehingga penonton dapat melihat dari segala penjuru.
Permainan Indang biasanya dilakukan sambil duduk berdampingan, berderet-deret antara 9 sampai 13 orang, dimana jumlah pemainya ganjil. Masing-masing pemain memegang dan memainkan Indang atau Ripai serta mengiringi gerakannya dengan lagu-lagu secara bersama-sama dan serempak. Indang dimainkan oleh tangan dengan jalan memukul-mukul dan menjentikkan jari kepada Indang tersebut. Dalam permainan Indang tersebut gerak tubuh juga menonjol, yaitu gerak meliuk-liukkan tubuh secara serempak serta berlawanan arah antara pemain yang satu dengan pemain lainnya.Kalau yang satu meliukkan badan kekanan agak kedepan, maka pemain berikutnya meliukkan badan kearah kiri kebelakang. Adapun orang-orang penting dalam permainan Indang itu disamping pemain yang banyak adalah :
- Tukang
Dzikir yang berfungsi sebagai penyanyi tunggal yang kemudian diikuti oleh
seluruh pemain. Tukang Dzikir ini biasanya duduk dibelakang di luar
deretan pemain yang lain.
- Tukang
Alih yang berfungsi untuk mengubah (mengalih) gerakan yang satu kepada
gerakan yang lain dan mengalih cara pukulan Indang yang dipegang pemain.
Dalam penampilan Indang Piaman ini biasanya dibawakan oleh 3 grup yang
datang dari 3 desa yang berbeda, atau satu grup tuan rumah dan dua grup
pendatang (tamu). Ketiga grup tersebut duduk dalam posisi segitiga, dan ketiga
grup tersebut bermain Indang mempunyai satu tema atau masalah yang didiskusikan
sebelum permainan dimulai serta menentukan grup mana yang akan bermain pertama.
Biasanya yang memulai bermain itu adalah grup tuan rumah atau grup yang
ditunjuk sebagai tuan rumah. Kalau dinagari itu tidak ada grup Indang, maka
grup pertama sebagai tuan rumah memulai permainan. Dimana grup ini telah siap
mengarang nyanyian atau kata-kata yang lebih berorientasi pada hal-hal atau
masalah yang terjadi dipihak tuan rumah, seperti nama bukit, sungai, hasil
alam, kebiasaan penduduk dan lain-lain. Demikianlah selanjutnya permainan
Indang ini berlangsung secara bergantian dari masing-masing grup dengan tema
yang telah dipilih.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar